Jumat, 30 Januari 2015

Jum'at Bersih Di SMP N 1 Kaliwungu Kab. Semarang

          Kegiatan Jum'at Bersih Di SMP N 1 Kaliwungu Kab. Semarang merupakan kegiatan pertama di SMP N 1 Kaliwungu Kab. Semarang. Kegiataan ini dilakukan minggu ke-4.
          Kegiatan Jum'at bersih di lakukan oleh siswa/siswi SMP N 1 Kaliwungu Kab. Semarang. setiap kelas mewakili 10 orang untuk membersihkan tempat-tempat tertentu. Misal saja di Lap. Komputer & Bahasa, R. Guru, R. Tata Usaha, R. UKS & Tata Busana, Lab. IPA Fisika, Pendopo, R. Osis, Mushola dan masih ada lagi.
          Dan siswa/siswi lain membersikan di kelas masing-masing. Ada yang menyapu, membersihkan Jedela & Selokan. Di Mushola ternyata kotor dan banyak sampah yang tersembunyi, sementara di Lap. Komputer & Bahasa ada kabel yang rusak. Setelah selesai semuanya taampak bersih dan rapi. Dan KBM di lanjutkan seperti biasa

MACAM-MACAM MAJAS

Pengertian Majas Perbandingan adalah kata-kata berkias yang menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca. Jika diperhatikan dari cara pengambilan perbandingannya, Majas Perbandingan terbagi atas:

1) Asosiasi atau Perumpamaan

Majas asosiasi atau perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Majas ini ditandai oleh penggunaan kata bagai, bagaikan, seumpama, seperti, dan laksana.
Contoh :
a) Semangatnya keras bagaikan baja.
b) Mukanya pucat bagai mayat.
c) Wajahnya kuning bersinar bagai bulan purnama

2) Metafora

Metafora adalah majas yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis.
Me·ta·fo·ra /métafora/ : Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara
Contoh:
a)      Engkau belahan jantung hatiku sayangku. (sangat penting)
b)      Raja siang keluar dari ufuk timur
c)      Jonathan adalah bintang kelas dunia.
d)      Harta karunku (sangat berharga)
e)      Dia dianggap anak emas majikannya.
f)       Perpustakaan adalah gudang ilmu.

3) Personifikasi

Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia.
Contoh:
a) Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
b) Ombak berkejar-kejaran ke tepi pantai.
c) Peluit wasit menjerit panjang menandai akhir dari pertandingan tersebut.

4) Alegori

Alegori adalah Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Alegori: majas perbandingan yang bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh. Contoh: Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru mudi
Alegori biasanya berbentuk cerita yang penuh dengan simbol-simbol bermuatan moral.
Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.

5) Simbolik

Simbolik adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan
mempergunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau lambang.
Contoh:
a)   Ia terkenal sebagai buaya darat.
b)   Rumah itu hangus dilalap si jago merah.
c)   Bunglon, lambang orang yang tak berpendirian
d)   Melati, lambang kesucian
e)   Teratai, lambang pengabdian

6) Metonimia

Metonimia adalah majas yang menggunakan ciri atau lebel dari sebuah benda untuk menggantikan benda tersebut.Pengungkapan tersebut berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh:
a) Di kantongnya selalu terselib gudang garam. (maksudnya rokok gudang garam)
b) Setiap pagi Ayah selalu menghirup kapal api. (maksudnya kopi kapal api)
c) Ayah pulang dari luar negeri naik garuda (maksudnya pesawat)

7) Sinekdok

Sinekdok adalah majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas sinekdokhe terdiri atas dua bentuk berikut.
a) Pars pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
    Contoh:
(a) Hingga detik ini ia belum kelihatan batang hidungnya.
(b) Per kepala mendapat Rp. 300.000.
b) Totem pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
    Contoh:
(a) Dalam pertandingan final bulu tangkis Rt.03 melawan Rt. 07.
(b) Indonesia akan memilih idolanya malam nanti.

8. Simile

Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai".
Contoh:
Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.()

Minggu, 11 Januari 2015

PIDATO BAHASA INDONESIA



TEKS PIDATO
MANFAAT BERWUDHU

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

                Yth. Bapak Drs. Muh Musi’in, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMP N 1 Kaliwungu. Yth. Bapak Ibu Guru SMP N 1 Kaliwungu. Serta teman-temanku yang saya sayangi.
               
                Pertama-tama marilah kita tidak henti-hentinya mengucapkan puja-puji syukur kehadirat Allah Swt. Karena Rahmat dan Hidayahnyalah kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat.
               
                Kedua, pada kesempatan ini saya akan menyampaikan manfaat berwudhu. Ibadah wudhu tampaknya sepele dan mudah dilakukan. Karena itu, banyak umat Islam yang memandangnya biasa-biasa saja. Padahal, bila wudhu dikerjakan tidak sempurna, shalatnya pun tidak akan diterima. Apabila seorang muslim atau mukmin berwudhu, maka ketika membasuh wajah, seluruh dosa yang telah dilihat dengan kedua matanya keluar dari wajahnya bersama air atau tetesan air terakhir. Ketika membasuh kedua tangannya, setiap dosa yang disebabkan pukulan tangannya keluar dari tangannya bersama air atau tetesan air terakhir. Ketika membasuh kakinya, seluruh dosa karena perjalanan kakinya keluar bersama air -atau tetesan air terakhir. Sehingga, ia pun keluar dalam keadaan bersih dari seluruh dosa.
               
                Rasullah Saw bersabda‘’Sessungguhnya, umatku akan dipanggil (saat akan dihisab) nanti pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya di sekitar wajah, tangan dan kaki, karena bekas wudhu. Karena itu, barangsiapa diantara kalian yang ingin melebihkan basuhan wudhunya, maka lakukanlah.”
               
                Sementara di bidang kesehatan, berwudhu bisa mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Kemudian, apabila dibersihkan dengan air (terutama saat wudhu), bahan kimia itu akan larut. Selain itu, jelasnya, wudhu juga menyebabkan seseorang menjadi tampak lebih muda.
               
                Jadi saya tegaskan berwudhulah minimal 5 kali sehari. Kelak pada hari kiamat nanti orang yang berwudhu akan keluar dengan wajah yang bercahaya dengan para Nabiullah dan Wali-waliallah. Sekian yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf.

Billahi taufik walhidayah,
wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Template by:

Free Blog Templates